image

Compiler Of Hadith Books

Oleh : Abu Chik Diglee

COMPILER OF HADITH BOOKS artinya adalah penyusun kitab hadits. Banyak sekali nama ulama penyusun kitab hadits yang populer disebut namanya di tengah tengah kehidupan ummat Islam. Diantaranya ada yang dikenal dengan penyusun Kutubut Tis’ah (sembilan kitab induk hadits), yaitu imam al Bukhari, imam Muslim, imam Abu Daud, imam al Tirmidzi, imam al Nasa’i, imam Ibnu Majah, imam Ahmad, imam Malik, dan imam al Darimi.

Di sisi lain, jika diajukan pertanyaan siapa Compiler of Hadith Books (penyusun kitab hadits) yang pertama secara resmi? Maka masih banyak ummat Islam belum dapat menjawabnya dengan baik dan benar. Pahlawan Compiler of Hadith Books pertama secara resmi atas permintaan pemerintah khalifah Umar ibn ‘Abdul ‘Aziz itu adalah syekh Abu Bakar Muhammad ibn Muslim ibn ‘Ubaidillah ibn Syihab ibn ‘Abdillah ibn al Harits ibn Zuhrah ibn Kilab ibn Murrah al Qurasyi al Zuhri al Madani. Yang lebih dikenal dengan sebutan imam Muhammad ibn Syihab al Zuhri. Ia dilahirkan pada tahun 50 H dan wafat pada tahun 124 H, dalam usia 74 tahun.

Muhammad al Zuhri termasuk Kibaru Tabi’in (Tabi’in Besar), karena dalam usia dua puluh tahun ia masih berjumpa dengan sejumlah sahabat Nabi saw., seperti Anas bin Malik, Abdullah bin Umar, Jabir bin Abdillah, Sahal bin Sa’ad, Abu Thufail, al Mansur ibn Makhramah dan lainnya.Ia juga banyak menerima hadits dari tabi’in besar lainnya separti Abu Idris al Khaulani, Abdullah ibn al Harits ibn Naufal, al Hasan dan Abdullah, yang keduanya putra Muhammad ibn Hanafiyah, Harmalah mawla Usamah bin Zaid, Abdillah, Ubaidillah, dan Salim, ketiganya putra Umar bin Abdul ‘Aziz, dan lainnya.

Muhammad ‘Ajjaj al Khatib di dalam kitabnya al Sunnah Qabla al Tadwin, menuliskan bahwa Muhammad al Zuhri dalam usianya yang 10 tahun dapat menghafal keseluruhan al Qur’an, hanya dalam waktu 80 hari saja. dan ia mampu dengan mudah mendektekan 400 hadits lengkap dengan sanadnya atas permintaan Hisyam ibn Abdul Malik. Di samping sebagai Compiler of Hadith Books pertama, Muhammad al Zuhri telah pula berhasil mengumpulkan dan meriwayatkan sejumlah tertentu dari hadits Nabi saw yang tidak Diriwayatkan oleh perawi lain.

Imam Muslim menyebutkan ada 90 hadits yang diriwayatkan oleh imam Muhammad al Zuhri dari Nabi saw melalui jalur sanadnya sendiri, yang tidak diriwayatkan oleh seorang perawi lain pun, dengan sanad yang baik. Di dalam kitab al Sunnah Qabla al Tadwin, Imam Malik mengatakan bahwa imam Muhammad al Zuhri adalah orang pertama yang menyebutkan sanad hadits.

Imam Muhammad al Zuhri adalah ulama yang membiayai kebutuhan hidup murid muridnya yang ingin mempelajari hadits Nabi saw.

Imam Ahmad berkata, “imam Muhammad al Zuhri adalah ahsan al nas haditsan wa ajwad al nas isnadan.” Artinya, “Hadits dan sanad Muhammad al Zuhri adalah yang terbaik.”Menurut imam al Nasa’i, ada empat jalur sanad terbaik dari Muhammad al Zuhri, yaitu, pertama al Zuhri dari Ali ibn al Husain dari ayahnya dari kakeknya.Kedua, al Zuhri dari Ubaidillah dari Ibnu Abbas.Ketiga, al Zuhri dari Ayyub dari Muhammad dari Ubaidillah dari Ali.Keempat, al Zuhri dari Manshur dari Ibrahim dari ‘Alqamah dari Abdullah.Imam al Hakim mengatakan bahwa ashah al asanid (sanad sanad yang paling shahih) dari al muktsirun (Ulama yang banyak meriwayatkan hadits) adalah imam Muhammad al Zuhri.

Melalui pahlawan pertama Compiler of Hadith Books ini, kita disadarkan bahwa ada sebuah nama yang begitu berjasa di dalam penyusunan pertama kali kitab hadits, yaitu imam Muhammad al Zuhri, yang selama ini sangat jarang disebut nama dan jasa jasanya bagi dunia Islam. Imam Muhammad al Zuhri telah mengingatkan, bahwa upaya penegakkan Sunnah Nabi saw akan efektif, jika ilmu hadits dan hadits hadits Nabi saw digali secara sungguh sungguh dan semestinya.

Dengan demikian, generasi Muslim harus disentuh hati dan semangatnya untuk gemar menggali ilmu hadits dan hadits hadits Nabi saw. Semoga Allah swt melimpahkan curahan kasih sayang yang besar Kepada imam Muhammad al Zuhri atas jasa dan pengabdiannya. Wallahu’alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Abu Chik Diglee

Tgk. Dr. H. Zulkarnain, MA

Abu Chik Diglee, nama lengkapnya Tgk. H. Dr. Zulkarnain, MA. Selain memimpin Majelis Ratib Haddadiyah, Abu Chik Diglee menjabat sebagai Ketua Prodi Hukum Keluargan Islam (HKI) Pascasarjana IAIN Langsa.

Popular Sinopsis Abu Chik Diglee

Related Posts

Milad HMI - Azzawiy id

Related Posts