JulianCorner

ALHAMDULILLAH, saya bersyukur bisa hadir dalam ruang diskusi yang di gelar “JulianCorner”.

Minggu lalu, pak Budi Juliandi meminta saya menjadi salah seorang nara sumber.

Atas permintaannya, spontan saja saya jawab “insya Allah saya bersedia”.

Pak Budi teman baik saya, kami berteman sudah lama sejak tahun 2008, sekarang kami dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa.

Pak Budi sosok brilian, punya wawasan luas. Sebagai akademisi ia istiqamah, “care” dan tidak pernah jenuh untuk mengembangkan pengetahuan.

Lebih dari itu, ia menguasai dua bahasa Asing — bahasa yang digunakan dalam studi Islam, yaitu; Arab dan Inggris.

Terus terang saja, saya apresiasi atas lahirnya ” JulianCorner” dalam blantika percakapan akademis.

JulianCorner bukan hanya fasilitator atau wahana akademis. Lebih dari itu, ia menjadi akselerator kajian keislaman. Warna akademis terlihat kental, begitu juga tema yang dikemas bersifat eksploratif.

Menariknya, “JulianCorner” diasuh langsung oleh Pak Budi. Ia founder sekaligus owner sentra diskusi ilmiah ini. Tentu, Pak Budi sangat mengerti, tema apa saja yang substansial dan perlu ada sentuhan akademis.

Kemarin, Webinar “JulianCorner” mendiskusikan persoalan “historical”. Dan saya salah seorang dari tiga nara sumber yang dihadirkan Pak Budi.

Bagi saya, “historical” kajian menarik dan perlu dieksplorasi kembali. Boleh saja, sejarah kita sebut sebagai “induk ilmu”. Karena, sejarah adalah deskripsi peradaban manusia dalam garis waktu.

Sejarah sejatinya “past event”, yang bernilai edukatif dan inspiratif.

Kemarin, tema yang diusung ” Sentra Studi Keislaman Aceh Sumatera Utara dan Minang Kabau.

Dalam diskusi itu, saya membincangkan “Zawiyah Cot Kala” di Nusantara. Seperti diketahui, bahwa “Zawiyah Cot Kala” adalah Universitas Islam pertama di Nusantara.

Saya sangat gembira diberi kesempatan untuk memperkenalkan “Zawiyah Cot Kala” pada peserta diskusi Webinar “JulianCorner”.

Saya percaya, “JulianCorner” menjadi pilihan akademis bagi siapapun yang tertarik dengan kajian keislaman.

Harapan saya, semoga “JulianCorner” menjadi lokomotif untuk menerangkan kembali dinamika dalam studi Islam.*

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Milad HMI - Azzawiy id

Related Posts