Azzawiy.id – Pembentukan Klinik Kesehatan Kampus menjadi salah satu prioritas utama pada tahun 2026. Komitmen ini merupakan bagian dari arah kebijakan pengembangan kelembagaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan dan kesejahteraan sivitas akademika.
Penegasan tersebut SAYA sampaikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Klinik Kesehatan IAIN Langsa yang dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Aula Pascasarjana IAIN Langsa.
Kampus sebagai pusat kegiatan intelektual harus didukung oleh sistem layanan kesehatan yang baik. Sivitas akademika yang sehat, baik secara fisik maupun mental, akan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.
Klinik Kesehatan Kampus yang direncanakan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan medis, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian institusi terhadap dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Klinik yang representatif diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan dasar, penanganan awal, serta edukasi kesehatan, sehingga aktivitas akademik dapat berjalan lebih aman, produktif, dan berkelanjutan.
FGD tersebut turut menghadirkan narasumber dari UIN Palopo, yakni Rektor UIN Palopo Dr.Abbas Langaji serta Ketua Klinik Kesehatan UIN Palopo, Hj. Junaini Mustafa, SKM, MKM.
Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan gambaran pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan klinik kesehatan kampus sebagai referensi bagi pengembangan Klinik Kesehatan IAIN Langsa ke depan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Warek III IAIN Langsa, Kabag ULA, Kasubbag TU Pascasarjana, Ketua DWP IAIN Langsa, perwakilan RSUD Langsa, Dinas Kesehatan Langsa, Tim Pembentukan Klinik Kesehatan Kampus, para dosen, serta tamu undangan lainnya.
Melalui forum diskusi ini, saya berharap terbangun sinergi, komitmen, dan langkah konkret bersama dalam mewujudkan Klinik Kesehatan Kampus sebagai program strategis IAIN Langsa tahun 2026.

