Komite Peralihan HMI

Sejak awal, pada tahun 2020 saya melakukan “outcray” ketika melihat konflik di tubuh HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Langsa, begitu juga pada level PB HMI (Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam). Saya membuat tulisan, supaya konflik di HMI Cabang Langsa¬† segera diakhiri dengan “pendekatan konstitusi HMI” dan “rekonsiliasi HMI”.

Sebagai kader HMI, saya merasa terpanggil untuk melakukan “outcray” supaya adek – adek yang aktif di HMI untuk menghindari konflik internal. Outcray, sejatinya bentuk dari “sense of crisis” , dan “sense of emphaty” pada himpunan yang pernah mendidik saya.

Kemarin, saya mendengar bahwa telah ada SK penetapan PB HMI terkait penyelesaian konflik dualisme HMI Cabang Langsa, yang ditetapkan pada tanggal 17 Februari 2021.

Artinya, akar problematik dapat dibaca dengan baik, dan ditemukan strategi resolusi, bahwa PB HMI telah memutuskan “case dualisme” dengan pendekatan “konstitusi HMI”.

Dalam konteks ini, PB HMI mampu memetakan varian dan penyebab konflik. Oleh karena itu, sebagai kader HMI 1998, saya apresiasi resolusi konflik itu dengan “pendekatan konstitusi”.

Atas penetapan PB HMI tentang “sengketa konstitusi”, maka diperlukan teknik operasional untuk mengaktifkan kembali harmonisasi akibat ombak konflik yang mendera.

Pelaksanaan penetapan PB HMI dan aktivasi harmonisasi HMI, maka diperlukan satu panitia kecil (micro komite) atau nama lain, yang berfungsi untuk melakukan proses peralihan kepemimpinan HMI Cabang Langsa pasca putusan PB HMI, yang telah mengesahkan Muhammad Jailani sebagai Ketua Umum dan Wadih Arrasyid sebagai Sekretaris Umum.

Saya berharap para elit HMI, dan atau KAHMI secara institusional membentuk “Komite Peralihan HMI (KPH)”, atau boleh saja KAHMI melaksanakan putusan PB HMI untuk melakukan peralihan kepemimpinan/pengurus mengingat pentingnya “kerja nyata” dimasa yang akan datang.

Skenario peralihan kepemimpinan itu perlu didesain oleh elit HMI, supaya “HMI strong again”, dan konflik dapat bermutasi menjadi kedamaian, harmonis, solid dan penuh keakraban.

Elit HMI, khusus di HMI Cabang Langsa segera ambil langkah produktif untuk menghasilkan soliditas HMI. Segera bentuk “Komite Peralihan HMI (KPH) atau nama lain, yang fungsinya untuk memfasiltasi peralihan dan rekonsiliasi.

Untuk adek – adek semuanya, saya berpesan bahwa “unity is better than devision” (persatuan lebih baik dari perpecahan), dan “empowerment is better than resentment” (pemberdayaan lebih baik daripada kemarahan).

Akhiri dualisme, tataplah masa depan untuk kepentingan generasi bangsa. Bagi pemimpin/pengurus yang diberi amanah oleh PB HMI, maka jalankan amanah itu dengan sepenuh hati, dan tunjukkan dedikasi yang elegan.

Make HMI strong again, Yakin Usaha Sampai.

 

 

 

 

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Milad HMI - Azzawiy id

Related Posts