Matahari di Atas Awan

Sejak kecil aku selalu melihat matahari dibalik awan. Bila tertutup awan matahari redup, dan sinarnya tidak begitu kuat.

Ketika matahari ditutupi awan tebal banyak yang suka, khusus mereka yang bekerja beratapkan langit, dimana mereka mendapatkan langsung cahaya matahari.

Memang, tidak semua orang suka matahari ditutupi awan, bahkan mereka suka cahaya panas matahari. Kenapa, mereka butuh untuk mengeringkan sesuatu, atau untuk kebutuhan lainnya.

Kali ini, aku punya pengalaman berbeda dari biasanya. Unik bagi ku, dan belum tentu unik bagi yang lain. Atau biasa saja bagi orang lain, mungkin saja mereka sering melihatnya.

Diatas awan aku lihat matahari tanpa ditutupi awan. Cahayanya bening dan menyinari awan. Di atas awan, aku lihat awan seperti padang pasir membentang tiada bertepi.

Awan juga terlihat seperti lautan tiada bertepi. Matahari merekah seperti kapas. Berkali kali aku menatapnya, dan sinarnya hangat di mata ku.

Dari banyak perjalanan di atas awan, aku jarang melihat matahari secerah dan sekuat ini.

Matahari ku, teruslah bersinar dalam semesta.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lasted

Popular

Post Terbaru