ALLAH SEBAGAI WALI yang dimaksud di dalam tulisan ini adalah Allah sebagai Pelindung. Nabi Yusuf, as berdo’a kepada Allah swt., dan do’a itu diabadikan di dalam al Qur’an, surat Yusuf (12) ayat 101. Di dalam do’a Nabi Yusuf itu, ada tiga point crucial yang sangat layak untuk dicermati.Pertama nabi Yusuf,as.memohon agar Allah swt menjadi Wali (pelindung) baginya di dalam kehidupan dunia dan akhirat.Karena dengan menjadikan Allah swt sebagai Wali, maka para hamba Allah akan senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah swt.Berulang kali nabi Yusuf ingin dicelakakan oleh saudara saudaranya sendiri, maka beliau selalu selamat karena Allah swt adalah Wali (Pelindung)baginya. Begitu juga saat fitnah Zulaikha akan membawa mudharat baginya, Allah swt kembali melindungi dan menyelamatnya.Karena kuatnya keyakinan dan permohonan nabi Yusuf, as untuk menjadikan Allah swt sebagai Wali, maka Allah swt senantiasa memberikan perlindungan kepada nabi Yusuf, as.Kedua nabi Yusuf,as bermohon kepada Allah swt agar beliau diwafatkan dalam keadaan Islam.
Wafat dengan membawa serta iman dan Islam.Wafat dengan tauhid yang lurus dan dalam genggaman aqidah yang kuat.Dan ini adalah sebuah keteladanan yang harus dijadikan renungan, mengingat munculnya noumena dan fenomena, dimana banyak ummat Islam yang mengalami kerapuhan dan kekeroposan iman.
Hubbud dunya wa karaahiyatul maut (cinta dunia dan takut mati), menjadi trend (kecendrungan) dan life styel (gaya hidup) bagi sebahagian besar ummat Islam di era kekinian.Penyakit al wahn,terasa begitu jelas dan sangat kuat mencengkram banyak diri ummat Islam, sehingga khayalan khayalan duniawiah meresap dan menghunjam secara dalam pada qalbu mereka, dan akhirnya mereka melupakan keabadian akhirat dan kenikmatan surga.
Pada saat Nabi saw masih hidup, ‘izzul Islam wal Muslimin (kemuliaan Islam dan orang orang Islam) sangat kuat ditegakkan dan dijaga.Orang orang Yahudi Bani Qainuqa yang menyingkap aurat dan melecehkan seorang Muslimat, semuanya dihukum mati oleh Nabi saw karena menjaga kehormatan dan kemuliaan Islam dan ummatnya.Begitu juga Nabi saw menghukum mati seluruh laki laki Yahudi Bani Quraidzah, karena pengkhianatan mereka terhadap perjanjian yang telah disepakati dan ikutnya mereka dalam barisan kafir quraisy dalam peperangan Khandaq.
Nabi saw telah mengajarkan kepada ummat Islam bagaimana caranya menjaga kemuliaan Islam dan ummatnya.Di dalam kitab kitab Tarikh (sejarah) dan Shirah Nabawiyyah disebutkan, hanya gembong munafiq seperti Abdullah bin Ubay bin Saluul pemimpin bani Khazraj dan pengikutnya yang tidak menyukai ketegasan Nabi saw terhadap orang orang yahudi yang ingin merusak Islam.Ketiga, nabi Yusuf, as berdo’a kepada Allah swt agar beliau menjadi hambaNya yang shalih.Jika ummat Islam benar benar beriman kepada Allah swt., dan shalih, maka Allah swt adalah Wali (Pelindung) bagi mereka.Dan Allah swt akan mengeluarkan mereka dari pelbagai kegelapan hidup kepada cahaya yang menerangi kehidupan(al Baqarah, ayat 257).
Jika ummat Islam benar benar beriman dan mengaplikasikan iman mereka secara sungguh sungguh, maka insya Allah, dipastikan Allah swt akan mengeluarkan mereka dari berbagai cobaan berat dan kesengsaraan hidup.Semoga Allah swt senantiasa melindungi ummat Islam secara keseluruhan dan lebih khusus yang sedang mengalami kesusahan dan penderitaan di palestina. Dan semoga Allah swt membinasakan yahudi yang telah mendzalimi Muslim Palestina dan semoga Allah swt menghancurkan kekuatan Yahudi dan memporakporandakan persatuannya. Wallahu’alam.




