Abu Chik Diglee

image

Aria (Ariha)

Oleh : Abu Chik Diglee

Aria (Ariha) adalah salah satu kota kecil yang terletak di wilayah Palestina kuno.Di dalam al Qur’an, kata Aria atau Ariha tidak disebutkan secara langsung, melainkan disebut secara umum dengan kata al Qaryah(suatu desa atau kota), seperti yang termaktub di dalam surat al Baqarah ayat 58, : “Dan ketika Aku katakan kepada umat nabi Musa.a.s, masuklah kamu sekalian ke dalam desa/kota ini.” Menurut penafsiran Ibnu Abbas kata Qaryah di dalam surat al Baqarah ayat 58 itu adalah Aria atau Ariha (kota taklukkan), yang dilintasi oleh umat nabi Musa a.s setelah mereka berhasil melintasi dataran gurun pasir Attiyah.

Aria (Ariha),adalah wilayah yang telah dihuni sejak zaman pra sejarah. Para penghuni Aria(Ariha) adalah anak keturunan Kan’an putra nabi Nuh a.s.

Menurut Syekh Alauddin Ali bin Muhammad bin Ibrahim al Baghdadi, bahwa penduduk Aria (Ariha).adalah sisa sisa dari kaum Ad yang merupakan umat dari nabi Hud a.s., yang juga biasa dikenal dengan kaum Amaliqah di bawah pimpinan Iwaj bin Anaq.

Aria (Ariha) adalah kota tertua di dalam sejarah peradaban manusia, yang dirintis dan dibangun oleh Yusa’ bin Nun, kota Aria (Ariha) ini sekarang dikenal sebagai bagian dari negeri Irak, atau sering juga disebut Babilonia, yang pada masa lampau pernah dipimpin oleh Nebukadnetdhzher II dan di bawah kekuasaan Ibraniyah.

Beberapa peninggalan sejarah di Aria(Ariha) diantaranya adalah bangun istana khalifah Hisyam salah seorang penerus kekuasaan bani Ummawiyah, di samping bangunan sejarah lainnya yang berwujud seperti benteng benteng pertahanan.

Aria (Ariha), yang sekarang nerupakan bahagian dari Irak dengan ibukotanya Baghdad adalah kota dimana seorang sufistik besar al Junayd al Baghdadi pernah lahir, bermukim dan masyhur. Wallahu’alam

Comments 1

  1. dewaqq says:

    278990 592600Every email you send really should have your signature with the link to your web internet site or weblog. That normally brings in some visitors. 298121

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Abu Chik Diglee

Tgk. Dr. H. Zulkarnain, MA

Abu Chik Diglee, nama lengkapnya Tgk. H. Dr. Zulkarnain, MA. Selain memimpin Majelis Ratib Haddadiyah, Abu Chik Diglee menjabat sebagai Ketua Prodi Hukum Keluargan Islam (HKI) Pascasarjana IAIN Langsa.

Popular Sinopsis Abu Chik Diglee

Post Terbaru