Abu Chik Diglee

image

Dulaf Al Syibly

Oleh : Abu Chik Diglee

Dulaf al Syibly, memiliki nama lengkap Abu Bakar Dulaf bin Jahdar al Syibly, lahir, menjalani kehidupan, dan wafat di Baghdad pada masa rentang waktu tahun 247-334.Hijriah(861-964.Miladiyah).Wafat dalam usia 87 tahun. Namanya disandarkan kepada asal usul negeri nenek moyangnya, yaitu Syibly-Asrusyanah, nama sebuah kota di Khurasan, yang sekarang menjadi bahagian dari negeri Persia (Iran).

Syekh Dulaf al Syibly adalah murid dari Syekh al Junayd al Baghdady,  yang diterima menjadi murid, setelah diperintahkan untuk menjadi pengemis selama tiga tahun, dalam rangka membersihkan ego keangkuhannya.

Setelah Syekh Dulaf al Syibli merasa dirinya bukan siapa siapa dan bukan apa apa, barulah Syekh al Junayd al Baghdady berkenan menjadikannya sebagai murid dan sekaligus sahabatnya.

Syekh Dulaf al Syibly hidup semasa dengan Abu Manshur al Hallaj, yang dihukum mati di kota Baghdad, karena ucapan syatahatnya yang unik,  yaitu “Ana al Haq.” Di dalam kitab Nashaihul ‘Ibad, karya Syekh Nawawy al Bantani, disebutkan bahwa salah satu kelebihan Syekh Dulaf al Syibly adalah tidak pernah meninggalkan amalan membaca dua ayat terakhir (ayat 128 dan 129) dari surat al Taubah(surat ke 9) dan dilanjutkan dengan membaca shalawat kepada Nabi saw., setiap selesai shalat wajib.

Syekh Dulaf al Syibly adalah sufistik besar pada masanya, yang secara fikih, ia bermadzab Malik.
Syekh Dulaf al Syibli adalah salah seorang sufistik masyhur, yang memiliki karamah  yang sangat sangat langka, yaitu iltibas (terlindunginya jasad manusia oleh bahan dasar cahaya (photon)  pra-keabadian atas Ke-Mahakuasaan Allah swt), sehingga api tidak berdaya membakarnya.

Menurut imam al Qusyairy, Syekh Abu Ali al Daqqaq mengatakan bahwa Syekh Dulaf al Syibly hanya sedikit sekali tidur, dan sangat kuat menahan kantuk dalam menjalankan ibadah, untuk mendekatkan dirinya kepada Allah swt., karena ia menggunakan garam untuk celak matanya.Dengan cara itulah dia menjaga kantuknya pada saat bertaqarrub dan bermunajad kepada Allah swt.Wallahu’alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Abu Chik Diglee

Tgk. Dr. H. Zulkarnain, MA

Abu Chik Diglee, nama lengkapnya Tgk. H. Dr. Zulkarnain, MA. Selain memimpin Majelis Ratib Haddadiyah, Abu Chik Diglee menjabat sebagai Ketua Prodi Hukum Keluargan Islam (HKI) Pascasarjana IAIN Langsa.

Popular Sinopsis Abu Chik Diglee

Post Terbaru