MENGGAPAI KEBAIKAN adalah bahagian dari yang diperintahkan oleh Allah swt di dalam al Qur’an kepada para hambaNya.”Dan apapun kebaikan yang kamu lakukan, maka sesungguhnya Dia (Allah )dengan kebaikan yang kamu lakukan itu Maha Mengetahui” (Surat al Baqarah, ayat 197 dan 215).Maka siapapun yang berbuat kebaikan, walaupun hanya sebesar dzarrah (atom)dia akan menyaksikan(balasan pahala) nya (al Zalzalah, ayat 7).
Allah swt Maha Mengetahui atas setiap kebaikan yang digapai oleh para hambaNya.Semua amal kebaikan para hamba dipastikan dicatat oleh malaikat Raqib.Amal kebaikan setiap hamba terarsip dengan sangat rapih dan tersimpan dengan baik di ‘Iliyyin. al Qur’an bercerita, “Bukan begitu, tetapi sesungguhnya catatan kebaikan dari orang orang yang berbuat kebaikan itu sungguh tersimpan di ‘Iliyyin”(Surat al Muthafifin, ayat 18).Tidak ada perbuatan baik yang telah digapai seorang hamba yang kemudian tercecer, semuanya terarsip dan tersimpan dengan baik.
Dan semua amal kebaikan para hamba terekam oleh CCTV bumi dengan jelas dan transparan.Al Qur’an mendeskripsikan hal itu dengan kalimat “Pada hari itu (saat kiamat), bumi akan menceritakan (memaparkan) beritanya”(Surat al Zalzalah, ayat 4).Di dalam surat al Fushilat, ayat 46, Allah swt telah mengingatkan, “Siapapun yang berbuat kebaikan, maka kebaikan itu untuk dirinya dan siapapun yang berbuat keburukan, maka keburukan itu juga untuk dirinya dan Allah swt tidak mendzalimi hambaNya.”
Di dalam hadits riwayat imam Bukhari dan imam Muslim dari Abu Dzar al Ghifari, Rasulullah saw bersabda, “Menahan keburukanmu terhadap orang lain, maka sesungguhnya hal itu adalah shadaqah.”Menahan diri dari berbuat kejahatan terhadap orang lain di dalam ajaran Islam adalah kebaikan.Ternyata menggapai kebaikan itu tidaklah sulit, sepanjang ada keinginan.Pada saat yang lain, Rasulullah saw juga bersabda, “Janganlah kamu merendahkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya dengan menyambut saudaramu dengan wajah yang teduh,tersenyum, sumringah dan menyenangkan” (Hadits Riwayat imam Muslim dari Abu Dzar al Ghifari).
Senyum saja sudah nerupakan shadaqah dan bahagian dari kebaikan.Di dalam hidup ini jangan pernah merasa rendah karena baru bisa berbuat kebaikan dalam skala yang kecil, karena Nabi saw bersabda, “Wahai para perempuan Islam, janganlah seorang tetangga merasa rendah kepada tetangganya sendiri, karena terkadang hanya baru mampu menghadiahkan sekedar kikil kambing kepada tetangganya” (H.R.imam Bukhari dari Abu Hurairah).
Memberikan sesuatu yang kecil dan sederhana secara ikhlas kepada orang lain adalah kebaikan yang besar dalam pandangan Allah swt meskipun terlihat sepele dimata makhluk.Kebaikan lain yang diajarkan Nabi saw untuk digapai adalah pergi ke Masjid untuk shalat berjamaah di waktu Subuh dan Ashar.
Nabi saw bersabda, “Siapapun dipagi hari (Subuh) pergi ke Masjid atau sore hari (Ashar), maka Allah swt akan sediakan baginya hidangan makanan khusus di surga”(H.R.iman Bukhari dan imam Muslim dari Abu Hurairah). Semoga para hamba Allah senantiasa tertarik untuk menggapai setiap kebaikan selagi sisa usia masih menyertai.Wallahu’alam.




