Abu Chik Diglee

image

Menjaga Iman

Oleh : Abu Chik Diglee

Iman artinya percaya.Iman di dalam Islam diikat oleh Syahadatain (dua kesaksian), yaitu kesaksian bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan kesaksian bahwa nabi Muhammad saw adalah utusan Allah.Islam sebagai sebuah agama mengajarkan bahwa rukun iman itu ada enam, dimulai beriman kepada Allah sampai beriman kepada hari akhirat.Dengan demikian, iman adalah bahagian dari nafas kehidupan para hamba Muslim yang wajib dijaga, dirawat, dan dipegang teguh sampai akhir hayat. Allah swt mengajarkan kepada para hambaNya yang telah beriman agar berpegang teguh dengan imannya.

Dengan berpegang teguh kepada iman, maka Allah swt akan memasukkan para hamba ke dalam rahmatNya dan akan memberikan karunia tambahan, senantiasa diberikan petunjuk ke jalan yang lurus, di dalam kehidupan alam akhirat Allah akan menganugrahi cahaya yang berkilauan di hadapan dan sisi kanannya.Dan cahaya itu akan menjadi sempurna meliputi keseluruhan dirinya dengan do’a yang mereka ucapkan, “Rabbanaa atmim lanaa nuuranaa waghfirlanaa”yang artinya “Ya Allah sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami.”(al Nisa'(4), ayat 175).

Dengan iman, para hamba berupaya menggapai ketakwaannya.Ketakwaan itu bersemayam di dalam qalbu.Ia sisi isotherem yang mempengaruhi keadaan eksotherem, subtantif aplikatif, causa kebaikan.Ketakwaan yang dilandasi oleh iman harus terus menyertai kehidupan para hamba dimanapun ia berada dan kapanpun.Iman dan Ketakwaan adalah hal yang subtantif bagi para hamba, oleh karenanya jangan letakkan keduanya pada sisi peripherial kehidupan.

Jika penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, maka Allah swt akan membuka pintu pintu keberkahan dari langit dan dari bumi untuk mereka (al ‘Araf(7),ayat 96).Oleh karenanya jaga, pegang teguh dan rawatlah iman kita, agar tidak tergerus oleh realitas keadaan, yang terkadang menjanjikan kesenangan duniawiah, namun dengan jalan mengorbankan dan melepaskan iman.

Berhati hatilah meniti buih kehidupan dunia, dan satu hal yang tidak boleh dilupakan, yaitu bawa serta dan genggamlah iman  dengan erat disaat akhir hayat, tatkala kematian merenggut semua nikmat kehidupan duniawiah kita.Wallahu’alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Abu Chik Diglee

Tgk. Dr. H. Zulkarnain, MA

Abu Chik Diglee, nama lengkapnya Tgk. H. Dr. Zulkarnain, MA. Selain memimpin Majelis Ratib Haddadiyah, Abu Chik Diglee menjabat sebagai Ketua Prodi Hukum Keluargan Islam (HKI) Pascasarjana IAIN Langsa.

Popular Sinopsis Abu Chik Diglee

Post Terbaru