SIJJIIN DAN ‘ILLIYYIIN adalah brankas atau tempat penyimpanan kitab amal perbuatan, yaitu hasil dari amal perbuatan para hamba sepanjang kehidupan mereka di alam dunia.
Sijjiin dan ‘illiyyiin bersifat ghaib karena menyangkut dengan tatanan kehidupan di negeri akhirat. Semua hamba memiliki kitab catatan amal perbuatannya masing masing, ada yang tersimpan di sijjiin dan adapula yang tersimpan di ‘illiyyin.
Dengan mengetahui tentang hal itu (sijjiin dan ‘illiyyin), diharapkan agar para hamba bisa lebih berhati hati lagi, di dalam meniti buih kehidupan dunia, yang sedang dan akan terus dijalani, sampai suatu waktu kelak, dimana setiap hamba akan pergi jauh meninggalkan dunia yang memperdaya ini.
Sijjiin adalah brankas penyimpanan kitab amal perbuatan para hamba, yang berbuat kejahatan dan keburukan di dalam kehidupannya.
Berbagai prikehidupan buruk para hamba, terarsip dengan sangat rapi, tanpa adanya kekurangan atau kelebihan sedikitpun.Di dalam al Qur’an, Allah swt menyebutkan tentang sijjiin, pada surat al Muthaffifin(83), ayat 7-9, yang artinya,”Jangan berpikir begitu, sesungguhnya kitab amal orang yang berbuat jahat itu tersimpan di dalam sijjiin. Tahukah kamu apa itu sijjiin? Di situ ada kitab yang dituliskan.”
Para hamba pelaku kejahatan, yang kitab catatan amalnya di simpan di sijjin, di dalam kehidupan akhirat pasca ba’ats, akan diberikan dari kiri dan dari arah belakang punggungnya, hal ini disebutkan oleh Allah swt di dalam surat al Haqqah(69), ayat 25-29, yang artinya, “Adapun orang yang diberikan kitab catatan amalnya dari sebelah kiri, dia akan berkata, wahai, hendaknya kitab catatan amalku tidak diberikan kepadaku. Dan aku belum mengetahui, bagaimana perhitunganku. Wahai, hendaknya (kematian) cukuplah menghabiskan hidupku. Kekayaan tiada memberi pertolongan kepadaku, kekuasaanku-pun, telah hilang dariku.”
Selanjutnya di dalam surat al Insyiqaq (84), ayat 10-12, Allah swt berfirman yang artinya, “Dan siapa yang diberikan kitab catatan amalnya dari belakang punggungnya. Nanti dia akan meneriakkan kesengsaraan yang dideritanya. Dan masuk ke dalam api neraka yang menyala-nyala.”
Adapun ‘Illiyyiin adalah brankas tempat penyimpanan kitab catatan amal kebajikan. Allah swt menjelaskan tentang hal ini di dalam surat al Muthaffifiin(83) ayat 18-20, yang artinya,”Janganlah begitu!Sesungguhnya kitab amal orang orang yang berbuat kebajikan itu tersimpan di dalam ‘illiyyiin. Tahukah kamu apa ‘illiyyiin itu? Di situ ada kitab yang dituliskan.”Para hamba yang berbuat kebajikan di dalam kehidupan alam dunianya, pada saat kehidupan di alam akhirat, akan diberikan kitab catatan amalnya dari sebelah kanan.
Allah swt menjelaskan tentang hal ini di dalam surat al Haqqah(69), ayat19-20, yang artinya, “Adapun orang yang diberikan kitab catatan amalnya dari sebelah kanan, dia akan berkata: inilah! bacalah kitab catatan amalku! Sesungguhnya aku telah mengetahui, bahwa aku akan menemui perhitungan.” Hal yang senada Allah swt jelaskan di dalam surat al Isra'(17), ayat 71, yang artinya,”Pada hari kami panggil setiap manusia dengan imamnya (iman dan kitabnya), yang diberikan kitab catatan amalnya di tangan kanannya, kemudian mereka membaca kitabnya, dan mereka tidak dirugikan sedikitpun.”
Semoga para hamba selalu mengingat sijjiin dan ‘illiyyin di dalam kehidupannya, agar kelak menjadi ashaab al yamiin (golongan kanan) dan bukan ashaab al syimaal (golongan kiri). Wallahu’alam




