Di dalam iman Islam diajarkan adanya beriman kepada hari kiamat.Dan semua orang Islam mengimani tentang adanya hari kiamat tersebut. Di antara tanda tanda akan tegaknya hari kiamat tersebut, Nabi Muhammad Saw menyebutkannya di dalam hadits riwayat imam Ahmad dari sahabat Abdullah bin Amru bin al Ash sebagai berikut: “Dan tidak akan tegak(terjadi) al Saa’ah (hari kiamat) sampai hadirnya tanda tanda berikut ini, pertama, yudzhara al fuhsyu(terlihat berbagai perbuatan keji).
Kedua, munculnya al tafaahusyu(kebiasan berbuat perbuatan keji), ketiga, terjadinya qathii’atu al rahimi (banyak para hamba memutuskan hubungan silaturrahmi atau kasih sayang),
Keempat, munculnya su’ul mujaawarat(pola hubungan bertetangga yang buruk), kelima, puncaknya sampai terjadi yu’tamana al khaa’in(hamba yang berkhianat diberi amanah), dan keenam, terjadi yukhawwana al amiin(banyak para hamba yang amanah dianggap khianat atau diperlakukan sebagai pengkhianat).
Di dalam hadits riwayat imam al Bukhari dari sahabat Abu Hurairah, Nabi saw bersabda: “Zaman akan semakin berdekatan (waktu terasa semakin singkat), amal shalih akan semakin berkurang, penyakit kikir akan melanda kehidupan para hamba, dan haraj akan banyak terjadi. Para sahabat bertanya, apakah haraj itu? Beliau menjawab pembunuhan demi pembunuhan.”
Itulah di antara tanda tanda yang mengisyaratkan bahwa zaman akan berakhir. Oleh karenanya, para hamba perlu segera bertaubat dan senantiasa beristighfar karena berbagai pertanda kecil dari akan berakhirnya zaman sudah terlihat dengan begitu jelas. Wallahu’alam




