Abu Chik Diglee

image

Al Rajaa’

Oleh : Abu Chik Diglee

Al Rajaa’, artinya adalah harapan.Pengharapan yang sesungguhnya adalah yang diiring oleh amal perbuatan, jika tidak, maka hal itu hanyalah angan angan dan lamunan.

Syekh Ma’ruf al Karkhi mengatakan, mengharapkan surga tanpa melakukan amal perbuatan yang shalih dan beribadah mencari ridha Allah Swt adalah dosa. Begitu juga mengharapkan syafa’at tanpa sebab, berarti telah tertipu dan mengharapkan rahmat Allah Swt tanpa mentaati perintah-Nya berarti kebodohan.

Allah Swt memiliki pola pemberian harapan yang sangat spesifik, Allah Swt telah menganugrahkan kelapangan bagi para hamba, agar para hamba tidak selalu di dalam kesempitan, dan Allah Swt memberikan kesempitan bagi para hamba, agar para hamba tidak hanyut di dalam buaian kelapangan. Pada sisi yang lain, Allah Swt melepaskan para hamba dari keduanya (kelapangan dan kesempitan), agar para hamba tidak menggantungkan harapannya kepada sesuatu selain Allah Swt.

Allah Swt menganugrahi para hamba harapan, dengan cara merubah rubah keadaan kehidupan para hamba. Dari sakit dirubah menjadi sehat, dari sehat dirubah menjadi sakit, keadaan gembira berubah menjadi sedih, dari sedih menjadi gembira, dari miskin menjadi kaya, dari kaya menjadi miskin, dari siang menjadi malam begitu juga sebaliknya. Dengan keadaan yang selalu Allah Swt rubah seperti itu, para hamba senantiasa akan memiliki harapan dan harapan itu idealnya berpijak pada sebuah dasar pondasi, bahwa tidak ada daya upaya dan kekuatan untuk melakukan sesuatu, apapun sesuatu itu, melainkan dengan daya dan kekuatan dari Allah Swt.

Doktor John .C. Maxwell mengatakan, “where there is no hope in the future, there is no power in the present”. Artinya, jika tidak ada harapan akan hari esok, tentunya tidak ada kekuatan untuk hari ini.

Nabi Saw bersabda bahwa seorang hamba yang sempurna akalnya, ia akan bermuhasabah pada dirinya dan bersikap mempersiapkan menghadapi kematiannya, sedangkan para hamba yang bodoh, selalu menuruti syahwat hawa nafsunya, seraya berharap dengan berbagai angan angan dan lamunannya.

Banyak para hamba lupa, bahwa harapan bukanlah angan angan dan lamunan, harapan teraplikasi dalam amal perbuatan, sedangkan angan angan hanyalah sebuah lamunan hampa tanpa tindakan amal. Wallahu’alam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Abu Chik Diglee

Tgk. Dr. H. Zulkarnain, MA

Abu Chik Diglee, nama lengkapnya Tgk. H. Dr. Zulkarnain, MA. Selain memimpin Majelis Ratib Haddadiyah, Abu Chik Diglee menjabat sebagai Ketua Prodi Hukum Keluargan Islam (HKI) Pascasarjana IAIN Langsa.

Popular Sinopsis Abu Chik Diglee

Post Terbaru