Ma’rifat merupakan bentuk jamak dari kata ma’aarif, artinya ma’aarif merupakan bentuk mufrad (tunggal) dari kata ma’rifat. Asal kata ma’rifat adalah fi’lul maadhi ‘arafa-ya’rufu atau ya’rifu-‘irfatan-wa ‘araafatan-wa ‘irfaanan. Artinya adalah mengetahui atau mengenal. Ma’rifatullah maksudnya adalah mengetahui atau mengenal Allah swt Al Khaliq Rabbul ‘Alamin.
Di dalam terminologi sufistik Syekh Abu Bakar al Syibly mengatakan, Allah adalah Yang Esa, yang dikenal sebelum ada batas dan huruf. Maha Suci Allah, tidak ada batasan bagi Dzat-Nya, dan tidak ada huruf bagi Kalam-Nya. Syekh Ruwaym bin Ahmad ditanya tentang fardhu pertama yang difardhukan Allah Swt terhadap para hamba-Nya, maka ia menjawab, ma’rifat. Kemudian ia membacakan surat al Dzariyaat ayat 56: “Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah menyembah kepada-Ku.”
Ibnu Abbas sahabat Nabi Muhammad Saw menafsirkan “illa liya’buduun” maksudnya diantaranya adalah “illa liya’rifuun(kecuali untuk ma’rifat (mengenal) kepada-Ku.”
Al Junayd al Baghdady berkata, hajat hikmah yang pertama yang dibutuhkan oleh para hamba adalah ma’rifat makhluk terhadap Khaliq, mengetahui dan mengenal Sifat Sifat Sang Maha Pencipta dan yang tercipta bagaimana ia diciptakan.Sehingga dikatahui oleh makhluk sifat sifat al Khaliq dan sifat sifat makhluk.Jika makhluk tidak mengenal al Khaliq, maka ia tidak mengakui al Khaliq, jika makhluk tidak mengakui al Khaliq kepada siapa kewajiban kewajiban dan ibadah akan ditujukan.
Syekh Abu Thayib al Maraghy nengatakan, akal memiliki bukti, hikmah memiliki isyarat, dan ma’rifat memiliki syahadat. Akal menunjukkan, hikmah mengisyaratkan, dan ma’rifat menyaksikan, bahwasanya kejernihan ibadah tidak akan tercapai kecuali melalui kejernihan tauhid.
Al junayd al Baghdadi mengatakan, tauhid adalah ilmu yang harus dimiliki dan ikrar, bahwa sesungguhnya Allah swt adalah Tunggal dalam Azali-Nya, tidak ada dua-Nya, dan tidak sesuatupun yang mengerjakan pekerjaan-Nya.
Jika hamba berkata, sesuatu telah berlalu, maka waktu telah didahului-Nya, jika hamba mengatakan Huwa, maka Ha dan Wawu adalah ciptaan-Nya, dan jika hamba mengatakan dimana, maka wujud-Nya tidak membutuhkan tempat, ruang dan waktu. Wallahu’alam





Comments 3
413341 98163Some genuinely marvellous function on behalf of the owner of this internet web site , perfectly excellent content . 270677
741559 783099I gotta favorite this internet web site it seems handy . 21656
667966 398952Thanks so considerably for another post. I be able to get that kind of info data. friend, and exactly. 859080