image

Yanbasithu Fi Al Shadri

Oleh : Abu Chik Diglee

YANBASITHU FI AL SHADRI artinya meluas dalam dada.Syekh Ahmad ibn ‘Athaillah mengatakan, “al ‘Ilmu al Naafi’ Hua Ladzii Yanbasithu fi al Shadri Syu’aa’uhu wa Yankasifu Bihi ‘An al Qalbi Qinaa’uhu.” Artinya, “Ilmu yang berguna adalah yang meluas di dalam dada sinar cahayanya, dan membuka penutup hati.”Imam al Ghazali mengatakan “al ‘ilmu nuurun”(ilmu itu cahaya), dan hanya berkenan menempati tempat yang bersih. Al Junaid al Baghdadi, mengatakan bahwa haqiqat ilmu itu, adalah upaya untuk mengenal Allah swt dan ajaran agamaNya.Para ulama mengatakan, “Khairul ‘Ilmi Ma Kaanat al Khasyatu Ma’ahu.” Artinya, “Sebaik baik ilmu itu yang disertai oleh rasa takut kepada Allah swt.”

Hal itu sejalan dengan tuntunan Allah swt di dalam al Qur’an, surat Fathir, ayat 28 yang berbunyi, “Innama Yakhsyallaha Min ‘Ibaadihi al ‘Ulamaa’. Artinya, “Sesungguhnya yang benar benar takut kepada Allah swt dari para hambaNya, adalah orang orang yang berilmu.” Orang yang benar benar berilmu dan menghayati ilmunya itu, dapat dipastikan akan benar benar takut kepada Allah swt.Orang yang berilmu dan menghayati ilmunya, pasti akan mampu menjauhkan dirinya dari tipuan dunia, dan dengan itu Allah swt akan mengasihinya.

Salah satu manfaat besar Ilmu adalah dapat meluaskan cahaya di dalam dadanya.Oleh karena itu, jika hari hari yang dilalui seorang hamba, tidak menambah ilmu dan ketaatannya kepada Allah swt.,maka ia laksana kehilangan berkah dari harinya itu.Ilmu yang Yanbasithu fi al Shadri (meluas dalam dada) sinar cahayanya, akan mampu menepis tipu daya Syaithan terhadap para hamba.Ilmu seorang hamba akan membawa ia pada sebuah titik kesadaran yang dalam, bahwa sesungguhnya syaithan itu adalah musuhmu, maka nyatakanlah bahwa syaithan sebagai musuh (surat Fathir, ayat 6).

Teruslah meluaskan cahaya dalam dada, dengan menggali ilmu sebanyak banyaknya, dan jika syaithan telah membuatmu tergelincir, segeralah bertaubat. Jangan biarkan diri berlama lama dalam kejatuhan dan dosa, karna ajal tidak ada yang mengetahui waktunya, bangkit dan bergegaslah berdiri, untuk segera kembali menemukan jati diri, kembali untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Wallahu’alam.

Comments 1

  1. اب عزّم says:

    بارك الله

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Abu Chik Diglee

Tgk. Dr. H. Zulkarnain, MA

Abu Chik Diglee, nama lengkapnya Tgk. H. Dr. Zulkarnain, MA. Selain memimpin Majelis Ratib Haddadiyah, Abu Chik Diglee menjabat sebagai Ketua Prodi Hukum Keluargan Islam (HKI) Pascasarjana IAIN Langsa.

Popular Sinopsis Abu Chik Diglee

Related Posts

Milad HMI - Azzawiy id

Related Posts